Jama'ah Islamiyah
Jamaah Islamiyah (Tinjauan Kritis) Bag II PDF Print E-mail
(1 vote, average: 3.00 out of 5)
Sunday, 26 July 2009 18:39

 
Abu Abdillah. Lc *
 


Jumat 17-7-2009, Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton kembali diledakkan oleh bom teroris dan memakan korban jiwa, kelompok Noordin M Top (JI) diduga pelaku terror ...



5. STRUKTUR ORGANISASI JAMAAH ISLAMIYAH

S
etelah Al-Jamaah Al-Islamiyah berpisah dari Jamaah Negara Islam Indonesia (Darul Islam), maka Al-Jamaah Al-Islamiyah telah membentuk suatu sistem administrasi dan struktur organisasi yang baru. Anggota JI dikelompok-kelompokkan sesuai dengan wilayah gerakan aktivitas dan jumlah personal, dan pembagian tugas juga berdasarkan peran atau tugas yang diberikan.

Struktur organisasi tersebut adalah :

Amir Jamaah                              = Pimpinan Tertinggi

Majelis Syura                             = Anggota penyusun aturan organisasi

Majelis Fatwa                            = Anggota cendikiawan Islam

Majelis Hisbah                           = Anggota kontrol kegiatan

Majelis Qiyadah Markaziyah    = Anggota pimpinan pusat/ Markaziy

Mantiqi/ Mantiqiyah                  = Wilayah gerakan dakwah

Wakalah                                     = Perwakilan

Saroyah/Sariyah                         = Batalion

Katibah                                       = Kompi

Kirdas                                         = Pleton

Fiah                                             = Regu

Toifah                                         = Skuad (kelompok yang lebih kecil dari Regu)

  1. Amir Jamaah

Amir adalah pemimpin tertinggi dalam struktur organisasi JI yang mengatur gerakan organisasi. Amir JI yang pertama adalah Ust. Abdul Halim (Abdullah Sungkar). Setelah dia wafat pada akhir tahun 1999, kemudian jabatan Amir JI Diganti oleh Ust. Abdus Somad (Abu Bakar Ba'asyir).

Dalam melaksanakan tugasnya Amir JI dibantu oleh Majlis Syura, Majlis Fatwa, Majlis Hisbah, dan Majlis Qiyadah Markaziyah. Masa jabatan Amir akan berakhir jika menininggal dunia, udzur syar'I (seperti tua renta, pikun, cacat, gila), diberhentikan oleh Majlis Syura karena terbukti melakukan kekufuran, mendapat tekanan dari luar sehingga lemah untuk mengurus organisasi, seperti ditangkap atau dipenjara, dan mengundurkan diri sebagai Amir.

  1. Majelis Syura

Majelis Syura dilantik oleh Amir JI dan kalangan anggota yang memiliki kepakaran dan berpendidikan tinggi. Majelis Syura inilah yang menyusun peraturan dan mengajukan rancangan perubahan Nidhom Asasi. Dan Majelis Syura juga mengadakan evaluasi secara global tentang kepengurusan organisasi JI. Majelis Syura juga bertanggung jawab untuk mengangkat dan memberhentikan Amir JI. Dalam kondisi yang dianggap darurat oleh Amir JI maka Majelis Syura akan dibubarkan, sementara fungsinya akan diambil alih oleh Majelis Qiyadah Markaziyah.

  1. Majelis Fatwa

Majelis Fatwa dilantik oleh Amir JI dan kalangan anggota yang berpendidikan tinggi tentang agama Islam dan dipastikan berpegang teguh dengan Al-Quran dan As-Sunnah. Majelis Fatwa berfungsi menguatkan dan meluruskan keputusan-keputusan Amir JI. Dalam kondisi yang dianggap darurat oleh Amir JI maka Majelis Fatwa akan dibubarkan, sementara fungsinya akan diambil alih oleh Majelis Qiyadah Marzakiyah.

  1. Majelis Hisbah

Majelis Hisbah dilantik oleh Amir JI dan kalangan anggota yang berfungsi untuk melakukan kontrol terhadap Amir Jamaah dan seluruh anggota JI dalam hubungan kepengurusan jamaah ataupun amal-amal pribadi. Majelis Hisbah bisa memberikan usulan hukuman kepada Amir JI bagi anggota yang didapati telah melakukan pelanggaran. Dalam kondisi yang dianggap darurat oleh Amir JI maka Majilis Hisbah akan dibubarkan, sementara fungsinya akan diambil alih oleh Majelis Qiyadah Markaziyah.

  1. Majelis Qiyadah Markaziyah

Majelis Qiyadah Markaziyah sekelompok yang menjadi pusat sentral kepengurusan JI yang terdiri dari anggota JI yang melaksanakan tugas sebagai pembantu Amir untuk menjalankan bidang-bidang kegiatan tertentu. Tidak ada tempat yang tetap sebagai kantor Majelis Qiyadah Markaziyah, akan tetapi dimana Amir berada maka disekitar tempat itulah diadakan rapat Markaziy jika diperlukan.

Bidang-bidang tugas dalam Markaziy adalah :

Pelaksanaan tugas Amir              = Orang yang melaksanakan tugas Amir di ketika Amir Jamaah Berhalangan. (tugas ini baru dibentuk pada bulan April 2002).

Aminul Am                               = Sekretaris

Khozin                                     = Bendahara

Dakwah wal Irsyad                   = Bidang Dakwah, pembinaan rohani dan aqidah

Tarbiyah Rosmiyah                   = Bidang pendidikan; maahad, madrasah, sekolah

Diklat                                       = Bidang pendidikan Akademi Militer

Askariy                                      = Bidang pelaksanaan program kemiliteran seperti latihan dan                                                Pengiriman anggota ketempat konflik

  1. Mantiqi

Mantiqi berarti wilayah maksudnya adalah wilayah gerakan dakwah JI, dan menurut Nasir Abas bukan bermaksud wilayah kekuasaan. Mantiqi ini sebagai pelaksana keputusan-keputusan yang telah digariskan oleh Markaziyah secara global. Dan pembentukan wilayah Mantiqi ditentukan oleh pihak Markaziyah.

Pada tahun 1993 hanya dua Mantiqi saja yaitu; Mantiqi Ula (I) yang dipimpin oleh Hambali, yang meliputi Malaysia (termasuk Sabah) dan Singapura, Mantiqi Tsani (II) yang dipimpin oleh Abu Fatah yang meliputi Indonesia termasuk Kalimantan dan Sulawesi. Dan Kamp latihan Hudaybiyah yang dibangun pada akhir 1994 di Mindanao, Filipina Selatan berada dibawah kendali langsung Markaziyah JI yang dipimpin oleh Zulkarnaen.

Sekitar tahun 1997, terjadi penambahan Mantiqi dan perubahan wilayah gerakan dakwahnya yaitu Mantiqi Ula yang dipimpin Hambali, wilayah gerakan dakwahnya meliputi Malaysia Barat (Semenanjung) dan Singapura. Mantiqi Tsani yang dipimpin Abu Fatah, wilayah gerakan dakwahnya meliputi Indonesia, yaitu Pulau Sumatra, Pulau Jawa, Pulau Bali, NTB dan NTT. Mantiqi Tsalist yang dipimpin Mustapha, wilayah kegiatan dakwahnya meliputi Sabah Malaysia, Kalimantan Timur Indonesia, Palu Sulawesi Tengah Indonesia, dan Mindanao Filipina Selatan termasuk kamp latihan Hudaybiyah, dan Poso yang dimasukan ke Mantiqi Tsalist pada bulan Oktober 2002 yang sebelumnya dibawah kendali langsung Markaziyah yang dipimpin Mustapha sejak tahun 2000. Mantiqi Ukhro (mantiqi lain yang belum sempurna) yang dipimpin Abdurrohim sejak tahun 1997, wilayah gerakan dakwahnya meliputi sebagian Australia saja.

Sekitar bulan April 2001, terjadi perubahan kepemimpinan Mantiqi dimana Mantiqi Ula diganti Mukhlas (Ali Gufron), Mantiqi Tsani diganti Nuaim dan Mantiqi Tsalis diganti Nasir Abas, sedangkan Mantiqi Ukhro tetap dipimpin Abdurrohim.

  1. Wakalah

Wakalah berarti perwakilan, yaitu perwakilan bagi pentadbiran Mantiqi diwilayah gerakan dakwah. Jumlah wakalah dibawah Mantiqi tidak terbatas tetapi disetiap pembentukan wakalah baru pada sebuah mantiqi haruslah mendapatkan persetujuan dari Markaziy. Penentuan nama untuk wakalah adalah pilihan pihak Mantiqi yang juga harus dipersetujui oleh pihak Markaziy.

  1. Saroyah

Saroyah adalah nama bagi sebuah kesatuan seperti Batalion yang terdiri atas tiga Katibah.

  1. Katibah

Katibah adalah sebuah nama bagi sebuah kesatuan seperti Kompi yang terdiri atas tiga Kirdas.

  1. Kirdas

Kirdas adalah sebuah nama bagi sebuah kesatuan seperti Platon yang terdiri atas tiga Fiah

  1. Fiah

Fiah adalah nama bagi sebuah kesatuan seperti Regu yang terdiri atas enam hingga sepuluh orang.

  1. Toifah

Toifah adalah nama bagi kesatuan/ kelompok yang lebih kecil dari Regu, kelompok ini dibentuk jika diperlukan.

Keangotaan para pelaku bom Bali didalam struktur organisasi Al-Jamaah Al-Islamiyah adalah sebagai berikut: Mukhlas alias Ali Ghufron sebagai ketua Mantiqi I, Imam Samudra alias Abdul Aziz sebagai anggota Wakalah Selangor dan Amrozi sebagai anggota Wakalah Johor.

bersambung.....

* Guru MAIS, Garut.

Referensi:

-         Membongkar Jamaah Islamiyah, Pengakuan Mantan Anggota JI, Nasir Abas, Grafindo Khazanah Ilmu, November 2007.

-         Teroris Membajak Islam, Muhammad Haniff Hassan, Grafindo Khazanah Ilmu, Maret 2007.

-         Mereka Adalah Teroris, Al-Ustad Luqman bin Muhammad Ba'abduh, Pustaka Qaulan Sadida, 2005.

-         Majalah Al-Furqon, Edisi 4 Tahun III.

-         Swaramuslim.net For Izzatul Islam wal muslimin wal mu'minat, 21 Nov 2005 - 6:30 pm dan 15 Nov 2005 - 2:12 am.

-         Majmu Fatawa, Ibnu Taimiyah



Tambahkan artikel ini pada website Social Bookmarking favorit anda
Reddit! Del.icio.us! Mixx! Free and Open Source Software News Google! Live! Facebook! StumbleUpon! Yahoo! Free Joomla PHP extensions, software, information and tutorials.
Last Updated ( Tuesday, 04 August 2009 09:39 )
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Page 2 of 3